PT Vale Indonesia menyalurkan Beasiswa Mota’u kepada 19 mahasiswa dari 13 desa wilayah pemberdayaan di Kabupaten Morowali.
MOROWALI – PT Vale Indonesia Tbk Site Morowali meluncurkan Program Beasiswa Mota’u untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di wilayah pemberdayaan perusahaan. Pada angkatan perdana, sebanyak 19 mahasiswa ditetapkan sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut.
Program Beasiswa Mota’u merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale di bidang pendidikan. Bantuan ini ditujukan bagi mahasiswa asal 13 desa wilayah pemberdayaan PT Vale Site Morowali yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.
Mahasiswa yang dapat mengikuti program ini berasal dari jenjang Strata 1 (S1), Diploma IV (D4), dan Diploma III (D3). Dana beasiswa mulai disalurkan pada awal September 2026 kepada penerima yang telah menyelesaikan rangkaian proses seleksi.
Sebelum ditetapkan, para peserta mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari sosialisasi dan pendaftaran, verifikasi administrasi, penilaian dokumen, tes tertulis, hingga wawancara. Panitia juga melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan penerima benar-benar berasal dari wilayah pemberdayaan PT Vale di Morowali.
Dalam prosesnya, PT Vale turut berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penerima Beasiswa Mota’u tidak mendapatkan bantuan pendidikan sejenis dari pemerintah daerah, sehingga tidak terjadi tumpang tindih penerimaan beasiswa.
Penilaian penerima tidak hanya didasarkan pada prestasi akademik. Komite seleksi juga mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa, komitmen untuk mengembangkan diri, serta potensi kontribusi mereka bagi masyarakat dan daerah asal.
Nama Mota’u dipilih untuk menggambarkan semangat masyarakat lokal dalam belajar, berkembang, dan melangkah maju. Program tersebut dirancang bukan hanya sebagai bantuan biaya kuliah, melainkan sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia Morowali.
Senior Coordinator Stakeholder Relation PT Vale Site Morowali, Asharul, mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan investasi industri dan pembangunan infrastruktur. Menurut dia, peningkatan kualitas manusia juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, PT Vale berharap para penerima beasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan membawa pengetahuan yang diperoleh untuk memberi manfaat bagi kampung halaman. Penerima beasiswa juga diarahkan agar kelak dapat menjadi bagian dari pengembangan daerah, baik melalui keahlian profesional, inovasi, maupun keterlibatan dalam kegiatan sosial.
Program Beasiswa Mota’u diharapkan berkembang menjadi ekosistem pembinaan talenta daerah yang berkelanjutan. Dengan demikian, dukungan perusahaan tidak berhenti pada penyaluran biaya pendidikan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda Morowali yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Peluncuran program ini menambah pilihan dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari kawasan lingkar industri. Di tengah kebutuhan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal, akses terhadap pendidikan tinggi dinilai penting agar manfaat aktivitas ekonomi di Morowali dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat. Informasi mengenai program dan penerima Beasiswa Mota’u tersebut dilaporkan oleh ProSulteng dan Referensia.id. ([prosulteng.com](https://prosulteng.com/detail/26596/pt-vale-indonesia-luncurkan-beasiswa-motau-19-mahasiswa-morowali-terima-bantuan-kuliah?utm_source=openai))
Program Beasiswa Mota’u merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale di bidang pendidikan. Bantuan ini ditujukan bagi mahasiswa asal 13 desa wilayah pemberdayaan PT Vale Site Morowali yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.
Mahasiswa yang dapat mengikuti program ini berasal dari jenjang Strata 1 (S1), Diploma IV (D4), dan Diploma III (D3). Dana beasiswa mulai disalurkan pada awal September 2026 kepada penerima yang telah menyelesaikan rangkaian proses seleksi.
Sebelum ditetapkan, para peserta mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari sosialisasi dan pendaftaran, verifikasi administrasi, penilaian dokumen, tes tertulis, hingga wawancara. Panitia juga melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan penerima benar-benar berasal dari wilayah pemberdayaan PT Vale di Morowali.
Dalam prosesnya, PT Vale turut berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penerima Beasiswa Mota’u tidak mendapatkan bantuan pendidikan sejenis dari pemerintah daerah, sehingga tidak terjadi tumpang tindih penerimaan beasiswa.
Penilaian penerima tidak hanya didasarkan pada prestasi akademik. Komite seleksi juga mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa, komitmen untuk mengembangkan diri, serta potensi kontribusi mereka bagi masyarakat dan daerah asal.
Nama Mota’u dipilih untuk menggambarkan semangat masyarakat lokal dalam belajar, berkembang, dan melangkah maju. Program tersebut dirancang bukan hanya sebagai bantuan biaya kuliah, melainkan sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia Morowali.
Senior Coordinator Stakeholder Relation PT Vale Site Morowali, Asharul, mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan investasi industri dan pembangunan infrastruktur. Menurut dia, peningkatan kualitas manusia juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, PT Vale berharap para penerima beasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan membawa pengetahuan yang diperoleh untuk memberi manfaat bagi kampung halaman. Penerima beasiswa juga diarahkan agar kelak dapat menjadi bagian dari pengembangan daerah, baik melalui keahlian profesional, inovasi, maupun keterlibatan dalam kegiatan sosial.
Program Beasiswa Mota’u diharapkan berkembang menjadi ekosistem pembinaan talenta daerah yang berkelanjutan. Dengan demikian, dukungan perusahaan tidak berhenti pada penyaluran biaya pendidikan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda Morowali yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Peluncuran program ini menambah pilihan dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari kawasan lingkar industri. Di tengah kebutuhan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal, akses terhadap pendidikan tinggi dinilai penting agar manfaat aktivitas ekonomi di Morowali dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat. Informasi mengenai program dan penerima Beasiswa Mota’u tersebut dilaporkan oleh ProSulteng dan Referensia.id. ([prosulteng.com](https://prosulteng.com/detail/26596/pt-vale-indonesia-luncurkan-beasiswa-motau-19-mahasiswa-morowali-terima-bantuan-kuliah?utm_source=openai))
Sumber: ProSulteng — Sumber asli
