Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah laut di timur laut Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Minggu, 6 September 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 13.41.25 WIB atau 14.41.25 WITA.

BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 74 kilometer timur laut Banggai. Gempa tersebut memiliki kedalaman tujuh kilometer dengan koordinat 0,38 derajat lintang selatan dan 123,13 derajat bujur timur.

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Luwuk dengan intensitas II-III dalam skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada tingkat intensitas tersebut, getaran dapat dirasakan oleh sebagian orang, terutama mereka yang berada di dalam bangunan, meski belum tentu menimbulkan dampak kerusakan.

Data BMKG menyebutkan kejadian ini termasuk gempa yang dirasakan masyarakat. Parameter gempa yang ditampilkan BMKG juga menjadi rujukan awal untuk mengetahui lokasi, kekuatan, kedalaman, serta wilayah yang merasakan guncangan.

Laporan ANTARA yang mengutip data BMKG menyebutkan gempa berpusat di laut timur laut Banggai dan getarannya dirasakan di Luwuk. Hingga informasi tersebut diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai korban maupun kerusakan bangunan akibat gempa.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga diminta memastikan kondisi bangunan di sekitar tempat tinggal, menjauhi bagian bangunan yang mengalami keretakan, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.

Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jika merasakan gempa, warga dapat mencatat waktu kejadian dan wilayah tempat guncangan dirasakan untuk membantu pemantauan. Informasi resmi terkait perkembangan gempa sebaiknya diperoleh melalui kanal BMKG atau instansi kebencanaan setempat.

Gempa dengan pusat di laut merupakan peristiwa yang perlu dipantau secara berkala karena parameter awal dapat mengalami pembaruan setelah analisis lebih lanjut. Karena itu, masyarakat di Banggai dan Luwuk disarankan tetap waspada tanpa melakukan tindakan berlebihan.