MOROWALI UTARA – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri Sulaeman menyalurkan 100 paket bantuan sosial kepada warga kurang mampu, purnawirawan Polri, dan warakawuri di wilayah Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Kamis, 17 September 2026.

Penyerahan bantuan berlangsung di Mapolsek Petasia dan menjadi bagian dari kunjungan kerja Kapolda Sulteng bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah Ny. Lina Nasri. Bantuan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan yang juga diisi dengan pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana kepolisian.

Berdasarkan keterangan kepolisian, rombongan Kapolda tiba di Mapolsek Petasia sekitar pukul 14.47 Wita. Kedatangan itu disambut Kapolres Morowali Utara AKBP Junaidy Anthonius Weken, jajaran pejabat utama Polres Morowali Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Petasia, personel kepolisian, Bhayangkari, serta masyarakat penerima bantuan.

Sebanyak 100 paket sembako disiapkan untuk penerima yang telah didata sebelumnya. Sasaran bantuan mencakup masyarakat kurang mampu di wilayah Petasia Raya, pensiunan Polri, dan warakawuri. Isi paket antara lain beras, minyak goreng, gula, kopi, dan teh untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Kapolres Morowali Utara menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak semata-mata dinilai dari jumlah maupun nilai barang yang diberikan. Menurutnya, kegiatan itu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan Polri terhadap masyarakat serta keluarga besar kepolisian yang berada di wilayah Morowali Utara.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban penerima, terutama warga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Penyaluran dilakukan berdasarkan pendataan dengan kriteria penerima yang telah ditetapkan oleh jajaran kepolisian setempat.

Selain agenda sosial, kunjungan Kapolda juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan kepolisian di tingkat sektor. Kapolda memberikan arahan kepada personel agar tetap menjaga profesionalisme, disiplin, integritas, serta tanggung jawab dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Penguatan pelayanan dinilai penting karena Polsek merupakan salah satu titik terdepan yang berhubungan langsung dengan warga. Masyarakat biasanya menyampaikan laporan, meminta bantuan, atau memperoleh pelayanan kepolisian melalui jajaran di tingkat kecamatan. Karena itu, kesiapan personel dan fasilitas menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik.

Dalam kunjungan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Petasia, Petasia Barat, dan Petasia Timur dilaporkan berjalan aman dan kondusif. Kondisi itu disebut tidak terlepas dari kerja sama antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sinergi lintas unsur juga dibutuhkan dalam menangani berbagai persoalan di wilayah Morowali Utara, termasuk potensi kebakaran lahan yang muncul pada musim kemarau. Kepolisian mengajak masyarakat tetap menjaga lingkungan, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, serta segera melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Kehadiran pimpinan kepolisian di wilayah kecamatan menjadi kesempatan untuk menyerap kondisi lapangan, memperkuat motivasi personel, dan membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Penyaluran bantuan sosial pun diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan warga di Morowali Utara.