AKBP Agus Dwi Cahyono memimpin apel perdana di Mapolres Sigi dan meminta jajarannya memperkuat pelayanan, integritas, serta respons cepat.
SIGI – Kepala Kepolisian Resor Sigi yang baru, AKBP Agus Dwi Cahyono, menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat sejak awal pelaksanaan tugasnya. Pesan itu disampaikan saat memimpin apel perdana bersama personel Polres Sigi di Mapolres Sigi, Senin, 28 September 2026.
Dalam apel tersebut, Agus meminta seluruh anggota memberikan respons cepat terhadap setiap persoalan yang dihadapi warga. Ia juga mengingatkan jajarannya agar menjaga sikap ketika menjalankan tugas, sehingga pelayanan kepolisian tidak menimbulkan kekecewaan atau menyakiti hati masyarakat.
“Kita bekerja di tengah masyarakat. Hadir ketika masyarakat membutuhkan, respons cepat terhadap setiap permasalahan, dan jangan menyakiti hati masyarakat,” kata Agus, sebagaimana diberitakan TribrataNews Polda Sulawesi Tengah.
Selain menyoroti kehadiran dan kecepatan pelayanan, Kapolres Sigi juga menekankan pentingnya integritas. Menurut dia, integritas tidak cukup hanya disampaikan sebagai slogan, tetapi harus terlihat melalui kejujuran, tanggung jawab, serta konsistensi anggota dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Arahan itu menjadi bagian dari langkah awal Agus setelah resmi menggantikan AKBP Kari Amsah Ritonga sebagai Kapolres Sigi. Serah terima jabatan berlangsung di Markas Polda Sulawesi Tengah pada Rabu, 23 September 2026, dan dipimpin langsung Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri.
Dalam rangkaian pergantian tersebut, Kari Amsah Ritonga mendapat penugasan baru sebagai Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Sementara itu, Agus Dwi Cahyono dipercaya memimpin Polres Sigi setelah sebelumnya menjabat PS Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Gorontalo.
Pergantian pimpinan di tingkat kewilayahan itu merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel Polri. Kapolda Sulteng sebelumnya meminta pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, memahami karakter wilayah, serta menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Usai sertijab, Agus juga mulai membangun komunikasi dengan warga melalui kegiatan Jumat Curhat di Kantor Desa Maku, Kecamatan Dolo, pada 25 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia mendengarkan langsung aspirasi dan keresahan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Agus menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi dengan masyarakat Sigi. Ia meminta dukungan warga agar jajaran Polres Sigi dapat menjalankan tugas secara maksimal sekaligus bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.
Penekanan mengenai respons cepat dan komunikasi terbuka dinilai penting bagi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Sigi. Dengan pendekatan tersebut, polisi diharapkan tidak hanya bertindak ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga mampu mendeteksi persoalan sejak dini melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan baru, jajaran Polres Sigi akan menghadapi berbagai kebutuhan pelayanan publik, mulai dari penanganan gangguan kamtibmas, penyelesaian persoalan hukum, hingga penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur masyarakat. Konsistensi menjalankan arahan pimpinan akan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Dalam apel tersebut, Agus meminta seluruh anggota memberikan respons cepat terhadap setiap persoalan yang dihadapi warga. Ia juga mengingatkan jajarannya agar menjaga sikap ketika menjalankan tugas, sehingga pelayanan kepolisian tidak menimbulkan kekecewaan atau menyakiti hati masyarakat.
“Kita bekerja di tengah masyarakat. Hadir ketika masyarakat membutuhkan, respons cepat terhadap setiap permasalahan, dan jangan menyakiti hati masyarakat,” kata Agus, sebagaimana diberitakan TribrataNews Polda Sulawesi Tengah.
Selain menyoroti kehadiran dan kecepatan pelayanan, Kapolres Sigi juga menekankan pentingnya integritas. Menurut dia, integritas tidak cukup hanya disampaikan sebagai slogan, tetapi harus terlihat melalui kejujuran, tanggung jawab, serta konsistensi anggota dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Arahan itu menjadi bagian dari langkah awal Agus setelah resmi menggantikan AKBP Kari Amsah Ritonga sebagai Kapolres Sigi. Serah terima jabatan berlangsung di Markas Polda Sulawesi Tengah pada Rabu, 23 September 2026, dan dipimpin langsung Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri.
Dalam rangkaian pergantian tersebut, Kari Amsah Ritonga mendapat penugasan baru sebagai Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Sementara itu, Agus Dwi Cahyono dipercaya memimpin Polres Sigi setelah sebelumnya menjabat PS Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Gorontalo.
Pergantian pimpinan di tingkat kewilayahan itu merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel Polri. Kapolda Sulteng sebelumnya meminta pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, memahami karakter wilayah, serta menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Usai sertijab, Agus juga mulai membangun komunikasi dengan warga melalui kegiatan Jumat Curhat di Kantor Desa Maku, Kecamatan Dolo, pada 25 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia mendengarkan langsung aspirasi dan keresahan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Agus menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi dengan masyarakat Sigi. Ia meminta dukungan warga agar jajaran Polres Sigi dapat menjalankan tugas secara maksimal sekaligus bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.
Penekanan mengenai respons cepat dan komunikasi terbuka dinilai penting bagi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Sigi. Dengan pendekatan tersebut, polisi diharapkan tidak hanya bertindak ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga mampu mendeteksi persoalan sejak dini melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan baru, jajaran Polres Sigi akan menghadapi berbagai kebutuhan pelayanan publik, mulai dari penanganan gangguan kamtibmas, penyelesaian persoalan hukum, hingga penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur masyarakat. Konsistensi menjalankan arahan pimpinan akan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Sumber: TribrataNews Polda Sulawesi Tengah — Sumber asli
