Palu – Kodam XXIII/Palaka Wira membekali pelajar SMA Negeri 3 Palu dengan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) melalui kegiatan bakti sosial kesehatan, Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pelatihan ini diarahkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan awal kepada siswa ketika menghadapi kondisi darurat, terutama saat menemukan korban yang mengalami henti napas atau henti jantung. Materi dan praktik disampaikan langsung oleh tenaga kesehatan dari Kodam XXIII/Palaka Wira.

Aster Kasdam XXIII/Palaka Wira Kolonel Kav Tody Wahyudi mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. Menurut dia, siswa perlu memiliki kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan awal sebelum korban memperoleh penanganan dari tenaga medis.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat nyata sekaligus membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan pertama pada kondisi yang membutuhkan,” kata Tody dalam keterangan yang dikutip ANTARA.

Bantuan Hidup Dasar merupakan tindakan pertolongan pertama bagi korban henti napas dan henti jantung. Dalam praktiknya, peserta diperkenalkan dengan langkah-langkah dasar, termasuk pijat jantung dan bantuan napas, yang dilakukan sambil menunggu bantuan medis tiba.

Kemampuan tersebut dinilai penting karena kondisi darurat dapat terjadi di berbagai tempat, termasuk lingkungan sekolah, rumah, maupun ruang publik. Pertolongan yang diberikan secara cepat dan tepat dapat membantu mempertahankan kondisi korban sebelum mendapatkan penanganan lanjutan dari petugas kesehatan.

Kodam berharap para peserta mengikuti seluruh materi dan praktik dengan sungguh-sungguh. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diterapkan ketika siswa berada di tengah keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pendekatan sosial Kodam XXIII/Palaka Wira kepada kalangan generasi muda. Selain menjalankan tugas pertahanan dan keamanan wilayah, Kodam menyatakan memiliki peran dalam mendukung kegiatan sosial serta membantu masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. ([sulteng.antaranews.com](https://sulteng.antaranews.com/berita/393549/kodam-palaka-wira-bekali-pelajar-di-palu-keterampilan-bantuan-hidup-dasar?utm_source=openai))

Pelibatan pelajar dalam pelatihan pertolongan pertama juga dapat memperkuat kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan. Siswa yang memahami prosedur dasar dapat membantu menghubungi layanan darurat, menjaga keselamatan sekitar, dan memberikan pertolongan awal sesuai kemampuan sebelum tenaga medis datang.

Meski demikian, pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar tetap harus memperhatikan keselamatan penolong dan korban. Peserta perlu mengikuti prosedur yang diajarkan oleh tenaga kesehatan serta segera meminta bantuan profesional ketika menghadapi keadaan darurat.

Bagi sekolah, kegiatan semacam ini dapat menjadi tambahan pembelajaran praktis yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kepedulian sosial. Pengetahuan tersebut diharapkan membentuk pelajar yang tidak hanya tanggap terhadap keadaan darurat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keselamatan orang lain.