Pemkot Palu dan Smile Train menggelar operasi gratis celah bibir dan langit-langit di RSUD Anutapura. Sebanyak 16 pasien telah mendaftar.
Pemerintah Kota Palu bersama Yayasan Smile Train menggelar bakti sosial operasi gratis celah bibir dan langit-langit di Gedung AMAC RSUD Anutapura Palu, Jumat, 25 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 Kota Palu sekaligus upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. ([kailipost.com](https://kailipost.com/2026/09/peringati-48-tahun-kota-palu-bhakti-sosial-operasi-gratis-celah-bibir-dan-langit-langit.html?utm_source=openai))
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu Rochmat Jasin Moenawar mengatakan layanan tersebut ditujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan celah bibir maupun celah langit-langit. Hingga kegiatan berlangsung, panitia mencatat 16 pasien telah mendaftar untuk menjalani pemeriksaan dan proses penanganan medis. Para pasien tidak hanya berasal dari Kota Palu, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Sulawesi Tengah. ([eranesia.id](https://eranesia.id/news/berita/regional/26767/kado-hut-kota-palu-dinkes-gelar-operasi-gratis-celah-bibir-dan-langit-langit/?utm_source=openai))
Pelaksanaan kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Direktur RSUD Anutapura Palu Maria Rosa Da Lima, perwakilan Dinas Sosial Kota Palu, para penerima manfaat, serta unsur terkait lainnya. Kolaborasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan Smile Train dinilai penting untuk membantu warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap operasi rekonstruksi.
Menurut penjelasan Dinas Kesehatan, penanganan medis tidak hanya berfokus pada perbaikan celah bibir. Tim juga dapat melakukan rekonstruksi celah langit-langit atau kelainan lain sesuai kondisi masing-masing pasien. Penanganan secara menyeluruh diharapkan dapat membantu memperbaiki fungsi tubuh, mendukung tumbuh kembang anak, serta meningkatkan kepercayaan diri pasien dalam kehidupan sehari-hari. ([kailipost.com](https://kailipost.com/2026/09/peringati-48-tahun-kota-palu-bhakti-sosial-operasi-gratis-celah-bibir-dan-langit-langit.html?utm_source=openai))
Pemerintah Kota Palu menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang lahir dengan kondisi celah bibir dan langit-langit. Layanan kesehatan seperti ini juga dinilai memberi manfaat lebih luas karena terbuka bagi pasien dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, bukan hanya warga yang berdomisili di Kota Palu.
Rochmat mengapresiasi dukungan Yayasan Smile Train dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kerja sama dengan lembaga mitra, kata dia, membantu pemerintah menghadirkan pelayanan yang membutuhkan tenaga medis, fasilitas rumah sakit, dan pendampingan khusus bagi pasien serta keluarganya.
RSUD Anutapura Palu menjadi lokasi pelaksanaan karena memiliki fasilitas pelayanan kesehatan rujukan dan tenaga medis yang mendukung kegiatan operasi. Sebelum menjalani tindakan, pasien tetap mengikuti tahapan pemeriksaan untuk memastikan kesiapan medis dan menentukan bentuk penanganan berdasarkan kondisi masing-masing.
Pemkot Palu berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga masyarakat yang membutuhkan tidak terhambat persoalan biaya maupun jarak. Bagi keluarga pasien, operasi gratis semacam ini dapat menjadi jalan untuk memperoleh penanganan medis yang aman sekaligus mendukung masa depan anak agar dapat tumbuh dan beraktivitas seperti anak-anak lainnya.
Penyelenggara juga mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan kondisi serupa untuk memanfaatkan informasi layanan kesehatan dari pemerintah, rumah sakit, atau lembaga resmi. Pemeriksaan lebih awal diperlukan agar pasien dapat memperoleh penilaian medis dan rencana penanganan yang sesuai.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu Rochmat Jasin Moenawar mengatakan layanan tersebut ditujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan celah bibir maupun celah langit-langit. Hingga kegiatan berlangsung, panitia mencatat 16 pasien telah mendaftar untuk menjalani pemeriksaan dan proses penanganan medis. Para pasien tidak hanya berasal dari Kota Palu, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Sulawesi Tengah. ([eranesia.id](https://eranesia.id/news/berita/regional/26767/kado-hut-kota-palu-dinkes-gelar-operasi-gratis-celah-bibir-dan-langit-langit/?utm_source=openai))
Pelaksanaan kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Direktur RSUD Anutapura Palu Maria Rosa Da Lima, perwakilan Dinas Sosial Kota Palu, para penerima manfaat, serta unsur terkait lainnya. Kolaborasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan Smile Train dinilai penting untuk membantu warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap operasi rekonstruksi.
Menurut penjelasan Dinas Kesehatan, penanganan medis tidak hanya berfokus pada perbaikan celah bibir. Tim juga dapat melakukan rekonstruksi celah langit-langit atau kelainan lain sesuai kondisi masing-masing pasien. Penanganan secara menyeluruh diharapkan dapat membantu memperbaiki fungsi tubuh, mendukung tumbuh kembang anak, serta meningkatkan kepercayaan diri pasien dalam kehidupan sehari-hari. ([kailipost.com](https://kailipost.com/2026/09/peringati-48-tahun-kota-palu-bhakti-sosial-operasi-gratis-celah-bibir-dan-langit-langit.html?utm_source=openai))
Pemerintah Kota Palu menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang lahir dengan kondisi celah bibir dan langit-langit. Layanan kesehatan seperti ini juga dinilai memberi manfaat lebih luas karena terbuka bagi pasien dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, bukan hanya warga yang berdomisili di Kota Palu.
Rochmat mengapresiasi dukungan Yayasan Smile Train dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kerja sama dengan lembaga mitra, kata dia, membantu pemerintah menghadirkan pelayanan yang membutuhkan tenaga medis, fasilitas rumah sakit, dan pendampingan khusus bagi pasien serta keluarganya.
RSUD Anutapura Palu menjadi lokasi pelaksanaan karena memiliki fasilitas pelayanan kesehatan rujukan dan tenaga medis yang mendukung kegiatan operasi. Sebelum menjalani tindakan, pasien tetap mengikuti tahapan pemeriksaan untuk memastikan kesiapan medis dan menentukan bentuk penanganan berdasarkan kondisi masing-masing.
Pemkot Palu berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga masyarakat yang membutuhkan tidak terhambat persoalan biaya maupun jarak. Bagi keluarga pasien, operasi gratis semacam ini dapat menjadi jalan untuk memperoleh penanganan medis yang aman sekaligus mendukung masa depan anak agar dapat tumbuh dan beraktivitas seperti anak-anak lainnya.
Penyelenggara juga mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan kondisi serupa untuk memanfaatkan informasi layanan kesehatan dari pemerintah, rumah sakit, atau lembaga resmi. Pemeriksaan lebih awal diperlukan agar pasien dapat memperoleh penilaian medis dan rencana penanganan yang sesuai.
Sumber: KailiPost — Sumber asli
