PLN UID Suluttenggo mempercepat penanganan gangguan dan optimalisasi pembangkit untuk memulihkan keandalan pasokan listrik di wilayah UP3 Palu.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo mempercepat pemulihan pasokan listrik di wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu. Hingga Selasa, 8 September 2026, kondisi sistem kelistrikan di wilayah tersebut masih berada dalam tahap pemulihan dan optimalisasi.
General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun mengatakan, perusahaan terus melakukan penanganan teknis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Upaya tersebut mencakup penanganan gangguan, optimalisasi pola operasi pembangkit, serta penguatan jaringan transmisi pendukung.
“PLN terus berupaya maksimal untuk menjaga keandalan sistem dengan mempercepat penanganan teknis serta mengoptimalkan kinerja pembangkit dan jaringan transmisi pendukung agar pasokan daya listrik dapat kembali andal,” kata Usman di Palu, Selasa.
Menurut dia, personel teknis disiagakan secara nonstop di sejumlah titik yang dinilai krusial. Penempatan petugas tersebut dilakukan agar gangguan dapat segera ditangani dan proses pemulihan tidak berlangsung lebih lama.
PLN juga melakukan penataan serta penyesuaian beban listrik secara hati-hati. Langkah ini ditempuh untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik, sekaligus mempertahankan stabilitas sistem selama proses pemulihan berlangsung.
Kondisi pasokan listrik di wilayah Palu dan sekitarnya sebelumnya turut dipengaruhi oleh tekanan pada sistem kelistrikan Sulawesi Tengah. Laporan Warta Sulteng menyebut kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang menekan sistem, bersamaan dengan pemeliharaan sejumlah pembangkit. Situasi tersebut membuat PLN harus melakukan pengaturan beban melalui pemadaman bergilir di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu.
Kemarau panjang dapat memengaruhi ketersediaan sumber energi tertentu, terutama ketika sistem kelistrikan juga menghadapi pekerjaan pemeliharaan pembangkit. Dalam kondisi seperti itu, operator perlu mengatur distribusi daya agar sistem tetap stabil dan tidak mengalami gangguan yang lebih luas.
PLN belum menyampaikan waktu pasti kapan seluruh kondisi kelistrikan di wilayah UP3 Palu akan kembali sepenuhnya normal. Namun, Usman memastikan petugas di lapangan terus mempercepat penanganan agar pasokan listrik dapat segera kembali andal.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat dan pelanggan terdampak,” ujar Usman.
Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai wilayah terdampak maupun perkembangan sistem, pelanggan diminta mengikuti saluran komunikasi resmi PLN. Informasi juga disampaikan melalui WhatsApp Channel PLN dan akun media sosial resmi perusahaan.
Pelanggan yang mengalami gangguan dapat menyampaikan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi layanan Contact Center PLN 123. Pengaduan melalui kanal resmi diperlukan agar laporan dapat diteruskan kepada petugas dan ditangani sesuai kondisi di lapangan.
Pemulihan pasokan listrik menjadi perhatian penting karena gangguan kelistrikan berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga, usaha, layanan publik, serta kegiatan ekonomi di Palu dan daerah sekitarnya. Karena itu, kecepatan penanganan teknis dan keterbukaan informasi menjadi bagian penting selama sistem masih dalam tahap pemulihan.
General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun mengatakan, perusahaan terus melakukan penanganan teknis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Upaya tersebut mencakup penanganan gangguan, optimalisasi pola operasi pembangkit, serta penguatan jaringan transmisi pendukung.
“PLN terus berupaya maksimal untuk menjaga keandalan sistem dengan mempercepat penanganan teknis serta mengoptimalkan kinerja pembangkit dan jaringan transmisi pendukung agar pasokan daya listrik dapat kembali andal,” kata Usman di Palu, Selasa.
Menurut dia, personel teknis disiagakan secara nonstop di sejumlah titik yang dinilai krusial. Penempatan petugas tersebut dilakukan agar gangguan dapat segera ditangani dan proses pemulihan tidak berlangsung lebih lama.
PLN juga melakukan penataan serta penyesuaian beban listrik secara hati-hati. Langkah ini ditempuh untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik, sekaligus mempertahankan stabilitas sistem selama proses pemulihan berlangsung.
Kondisi pasokan listrik di wilayah Palu dan sekitarnya sebelumnya turut dipengaruhi oleh tekanan pada sistem kelistrikan Sulawesi Tengah. Laporan Warta Sulteng menyebut kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang menekan sistem, bersamaan dengan pemeliharaan sejumlah pembangkit. Situasi tersebut membuat PLN harus melakukan pengaturan beban melalui pemadaman bergilir di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu.
Kemarau panjang dapat memengaruhi ketersediaan sumber energi tertentu, terutama ketika sistem kelistrikan juga menghadapi pekerjaan pemeliharaan pembangkit. Dalam kondisi seperti itu, operator perlu mengatur distribusi daya agar sistem tetap stabil dan tidak mengalami gangguan yang lebih luas.
PLN belum menyampaikan waktu pasti kapan seluruh kondisi kelistrikan di wilayah UP3 Palu akan kembali sepenuhnya normal. Namun, Usman memastikan petugas di lapangan terus mempercepat penanganan agar pasokan listrik dapat segera kembali andal.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat dan pelanggan terdampak,” ujar Usman.
Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai wilayah terdampak maupun perkembangan sistem, pelanggan diminta mengikuti saluran komunikasi resmi PLN. Informasi juga disampaikan melalui WhatsApp Channel PLN dan akun media sosial resmi perusahaan.
Pelanggan yang mengalami gangguan dapat menyampaikan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi layanan Contact Center PLN 123. Pengaduan melalui kanal resmi diperlukan agar laporan dapat diteruskan kepada petugas dan ditangani sesuai kondisi di lapangan.
Pemulihan pasokan listrik menjadi perhatian penting karena gangguan kelistrikan berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga, usaha, layanan publik, serta kegiatan ekonomi di Palu dan daerah sekitarnya. Karena itu, kecepatan penanganan teknis dan keterbukaan informasi menjadi bagian penting selama sistem masih dalam tahap pemulihan.
Sumber: ANTARA News Sulteng — Sumber asli
